Tips memilih nama domain yang bagus untuk situs web atau blogmu

 blogging, seo

Tips memilih nama domain yang bagus untuk situs web atau blogmu

Domain, kata ini tentu menjadi sangat penting bagi kita para pemilik situs. Karena domain sama dengan identitas atau nama dari situs. Fungsi dari domain sendiri yaitu untuk mengidentifikasi jalur atau alamat internet yang digunakan. Sebenarnya alamat internet merupakan deretan nomor ip, seperti misalnya 212.234.234.124 namun kemudian agar lebih mudah diingat dan disebutkan deretan ip tersebut dirubah kedalam kata menjadi seperti google.com, facebook.com, wikipedia.org, dll. Tentu dengan menggunakan kata akan membuat alamat internet lebih mudah diingat dibandingkan dengan menggunakan nomor ip.

Tak hanya menggantikan alamat internet, domain juga dirasa sangat penting karena bisa mewakili nama perusahaan atau brand yang kita miliki. Jadi sangat penting bagi kita untuk memilih nama yang baik. Memang sebenarnya kita juga bisa menggunakan domain gratis, namun rasanya tidak etis jika sebuah perusahaan atau kamu yang sudah mulai serius dalam dunia blogging masih saja menggunakan domain gratis.

Selain itu domain gratisan biasanya hanya berupa subdomain seperti misalnya, namakamu.blogspot.com atau misalnya namakamu.wordpress.com dan bukan root domain seperti misalnya namakamu.com atau www.namakamu.com. Tempat pembelian domain itu ada banyak, namun yang biasanya saya gunakan yaitu di situs godaddy.com, name.com, namecheap.com, dll, namun itu perusahaan luar jadi kita harus bayarnya pakai dollar. Jika perusahaan lokal kita membeli domain di rumahweb.com, masterweb.com, idwebhost.com, dll.

Perlu diketahui juga domain ini sifatnya sewa, jadi setiap tahunya kita harus bayar ke tempat penyedia domain. Harganya bisa bervariasi tergantung domain apa yang kamu beli, juga tergantung dimana kamu membelinya. Jika dalam waktu dekat ini kamu berniat untuk membeli domain, berikut ini ada sedikit tips dari saya untuk memilih nama yang bagus buat situs web atau blog kamu.

 

Tips memilih domain yang baik

 

1. Gunakan .com

Ekstensi atau akhiran domain itu ada banyak seperti misalnya .net, .org. .id, .xyz, .club, dll. Seperti contohnya blog saya ini yang menggunakan ekstensi .pro (www.arie.pro). Tapi saya sangat mengajurkan jika kamu mau membeli domain pilihlah yang berakhiran .com. Kenapa harus .com? karena .com ini sering dianggap sebagai ibunya para domain. Lihat banyak sekali situs besar yang menggunakan ekstensi .com dibandingkan ekstensi lainnya, seperti facebook, google, detik, dll. Selain itu domain .com lebih familiar dibandingkan ekstensi domain lainnya.

Tapi perlu diingat ketika kita akan membeli nama domain, maka domain yang bisa kita beli tersebut haruslah tersedia. Jadi ketika misalnya domain facebook.com telah digunakan oleh orang lain maka kita tidak mungkin untuk membelinya, jadi kita harus mencari nama lainnya. Seperti contohnya situs saya ini, karena arie.com sudah digunakan oleh orang lain maka saya akhirnya membeli arie.pro. Atau kita juga bisa mencari nama lainnya yang masih tersedia seperti misalnya arietriyadi123.com, atau arieblog.com, dll yang masih bisa dibeli/tersedia.

Untuk bagaimana cara mengecek nama domain yang masih tersedia kita bisa langsung mengujungi tempat pembelian domain, seperti misalnya di situs godaddy.com, name.com, namecheap.com, dll. Untuk tempat pembelian domain lokal yang bisa bayar lewat rupiah dengan transfer bank, kita bisa membeli domain di rumahweb.com, idwebhost.com, masterweb.com, dll.

 

2. Cari yang mudah diingat

Carilah nama yang mudah diingat karena ini akan membuat pengujung web situs kamu mudah mengingatnya sehingga akan membuat situs kamu juga menjadi lebih mudah untuk terkenal. Contohnya misalnya nama domain ashdahsdkh.com tentu akan sangat sukar untuk diingat ketimbang abc.com, jadi carilah yang mudah diingat. Kalau misalnya kamu membeli domain untuk situs kamu yang berupa toko online berjualan kue, maka domain dengan nama jualkue.com akan lebih baik ketimbang nama kedaikueariemurahdibandung.com.

 

3. Gunakan penulisan yang lazim

Jangan hanya karena ingin beda atau unik kamu akhirnya menggunakan kata yang atau penulisan yang tidak lazim. Ketika membeli domain kita hanya bisa menggunakan huruf A sampai Z, angka, serta hippen atau tanda strip -. Jangan hanya karena ingin unik kamu pilih nama domain seperti K3d4iku3.com ini tentu saja akan mebuatnya susah untuk diingat dan juga dituliskan, sehingga potensi situs kamu untuk dikenal akan semakin menipis, sebaiknya gunakan saja penulisan yang lazim seperti misalnya kedaikue.com

 

4. Pilihlah yang hanya memuat huruf saja

Saran saya pilihlah domain yang hanya memuat huruf saja misalnya seperti detik.com, namun kalau memang terpaksa atau memang sesuai dengan brand kamu, kamu bisa menggunakan angka juga, misalnya seperti 7eleven.com. jangan terlalu banyak kombinasi angka, huruf atau hipen karena ini akan membuat pengujung situs kamu menjadi keuslitan untuk mengingat penulisan nama situs kamu. Contohnya namakamu.com akan lebih bagus ketimbang nama-kamu-456.com

 

5. Perhatikan SEO untuk domain

Untuk kamu yang masih belajar atau baru mengerti tentang domain, Langkah ke 5 ini sebaiknya dilewati saja. Karena mungkin ini akan sedikit membingungkan bagi kamu yang masih pemula.

  • 5.1. Country code domain
    Country code domain atau domain dengan ekstensi lokal sepertinya memiliki sedikit pengaruh untuk SEO (search engine optimization) jika misalnya target market kamu atau target pengujung kamu adalah orang indonesia maka menggunakan domain dengan ekstensi .id bisa menjadi pilihan yang tepat. Beberapa pendapat mengatakan google dan search engine lainnya seperti yahoo atau bing akan mendahulukan pencarian berdasarkan region. Jadi jika kamu ingin situs kamu mudah untuk muncul di google indonesia (google.co.id) maka gunakanlah domain .id, terlebih lagi jika situs kamu tersebut menggunakan bahasa indonesia juga. Seberapa berpengaruhnya memang tidak pasti karena memang ini menjadi rahasia dari algoritma google, tapi memang banyak pakar seo yang berpendapat jika penggunaan coubtry code cukup berpengaruh untuk SEO. Jadi jika situs kamu ingin memiliki banyak pengujung dari amerika dan memang situs kamu tersebut menggunakan bahasa inggris mungkin kamu bisa memikirkan untuk memilih menggunakan domain dengan ekstensi .us
  • 5.2. Perhatikan backlink yang masuk
    Dropped domain atau domain bekas yang pernah digunakan oleh orang lain dan tidak diperpanjang kemudian bisa kita beli. Ada kalanya kita beruntung bisa mendapatkan domain dropped dengan jumlah backlink yang banyak, tentu dengan backlink yang banyak akan membuat situs kita menjadi mudah untuk muncul di google. Tapi perlu kita ketahui juga backlinknya itu dari mana? Jika ternyata backlinknya berasal dari situs yang memiliki kualitas rendah seperti dari situs p*rn, dari situs g4mbling, atau bahkan dari situs yang tidak memiliki konten sama sekali itu justru bakal menjadi boomerang, dan membuat situs kita juga ikut dicap jelek oleh google dan search engine lainnya.
  • 5.3. Lihat History domain
    Situs di internet itu jumlahnya jutaan bahkan bisa milyaran, sementara nama-nama domain yang bagus itu jumlahnya terbatas. Tentu kadang membuat kita memiliki domain bekas orang lain. Jadi sebelum membeli domain periksa dahulu domain tersebut apakah pernah digunakan atau belum. Untuk mengetahuinya kita bisa mengujungi situs seperti archive.org, kemudian masukan nama domain yang akan kita beli, disitu akan terlihat domain yang akan kita beli tersebut bekas situs atau bukan. Jika memang bekas, lihat bekas situs apa. Kalau memang bekas situs berkualitas rendah seperti situs p*rn, g4mbling, dsb, sebaiknya tidak diambil/dibeli.
  • 5.4. Berapa kali domain pernah dropped
    Ini hanya kebiasaan saya, jika ingin membeli domain yang pernah digunakan oleh orang lain biasanya saya tidak akan membeli domain yang sudah pernah beberapa kali di buat situs. Misalnya domain ini pernah digunakan oleh si A tapi kemudian tidak diperpanjang dan dibeli oleh si B, kemudian di beli lagi oleh si C, dan seterusnya. Saya biasanya tidak mau ambil ketika domain sudah digunakan lebih dari 2 kali, karena biasanya akan lebih sulit untuk masuk search engine terlebih jika domain pernah beberapa kali ganti niche atau tema situs. Untuk mengecek berapa kali domain pernah digunakan bisa menggunakan fitur premium dari whois.domaintools.com
  • 5.5. Pilih niche yang pernah digunakan dari domain dropped
    Masih berkaitan dengan point 5.4. di atas jika misalnya domain yang dropped sudah pernah digunakan untuk beberapa niche tentu akan membuat kita kesulitan menetukan niche yang akan kita pilih nantinya. Contohnya ketika suatu domain pernah digunakan untuk niche techno kemudian karena tidak diperpanjang dan dibeli oleh orang lain dan digunakan untuk niche wisata, dan digunakan lagi oleh yang lainnya untuk niche lain lagi, hal tersebut akan membuat domain menjadi lebih sulit untuk dioptimasi. Saran saya jika ingin membeli domain dropped, pilihlah tema/niche yang sesuai dengan situs yang akan kita buat, jika misalnya domainnya bekas situs techno maka sebaiknya kita gunakan domain tersebut juga untuk situs tema techno juga.

Nah itulah beberapa tips dalam memilih domain, kamu boleh menerapakan semua point dari tips tersebut di atas atau hanya menerapkan sebagian tipsnya saja atau bahakn tidak menerapkannya sama sekali, karena keputusan sepenuhnya ada di tangan kamu. Sebenarnya masih ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam pemilihan domain yang baik. Tapi karena artikel ini sudah cukup panjang maka saya tulisan beberapa point yang dirasa pentingnya saja. Atau mungkin nanti akan saya bahas lebih lanjut di artikel selanjutnya. Jadi jangan lupa untuk terus mengujungi situs www.arie.pro untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.



Artikel Lainnya:

Bagikan ke teman:
tags: cara agar pindah kamera saat memulai video ig, tips memilih nama domain yang bagus