
Selain menyukai dunia teknologi, saya juga senang memlihara ikan. Salah satu hal paling merepotkan saat melihara ikan adalah ketika mati lampu atau matinya aliran listrik. Apalagi di daerah saya sering sekali mati lampu.
Untuk seorang pemain besar atau yang memulai farm atau toko aquarium biasanya mereka memiliki genset untuk jaga-jaga saat listrik mati. Sehingga pompa dan aerator ikan masih tetap bisa dihidupkan. Tapi seperti yang kita tahu, harga genset sangat mahal. Lagian buat saya atau orang yang tidak memiliki terlalu banyak aquarium rasanya terlalu buang-buang uang kalau harus beli genset.
Solusi murahnya kita bisa beli power station. Power station ini hampir mirip dengan powerbank tapi powerstation biasanya memiliki AC output sehingga kita bisa menghidupkan berbagai macam alat elektronik, termasuk pompa ikan, lampu, heater, hingga aerator ikan. Untuk lebih lengkapnya mengenai powerstation kamu bisa baca di artikel ini: https://www.arie.pro/powerbank-terbaik-yang-bisa-charging-laptop-dan-nyalain-tv/
Tapi ada juga yang lebih murah dari power station untuk menanggulangi ikan agar tidak mati saat mati lampu. Yaitu menggunakan aerator AC/CD jadi aerator ini memiliki baterai di dalamnya. Sehingga ketika mati lampu aerator ini akan tetap bisa hidup. Dan ada lagi aerator USB yang bisa hidup dengan powerbank. Dan berikut ini berbagai gadget yang bisa kamu gunakan untuk mencegah ikan mati saat mati listrik.
Berbagai gadget dan alat yang bisa digunakan agar ikan tidak mati saat listrik padam
Ketika listrik mati ikan pun akan terancam mati karena tidak adanya kandungan oksigen terlarut di dalam air. Memang ada beberapa jenis ikan yang tidak membutuhkan terlalu banyak oksigen seperti chana atau cupang. Mereka akan mengambil sendiri oksigen ke permukaan air. Tapi ikan-ikan hias lainya membutuhkan pompa untuk sirkulasi air atau aerator agar oksigen masuk ke air.
Berikut ini solusi ketika mati listrik tapi ikan masih mendapatkan pasokan oksigen dari beberapa cara berikut:
USB Aerator (harga kisaran 30-50 ribuan)

Aerator adalah salah satu alat vital di aquarium, ia akan menghasilkan gelembung udara sehingga permukaan air akan bergerak hingga membuat udara/oksigen masuk ke dalam air. Nah saat mati lampu kita bisa menggunakan aerator USB, jadi aerator ini akan berfungsi hanya dengan menggunakan sumber daya dari powerbank. Tinggal masukan colokan USB nya ke powerbank maka aerator pun akan langsung nyala. Sehingga kita tinggal memasang selang dan batu aerator yang kemudian dimasukan ke aquarium untuk membuat gelembung udara di air. Dan ini adalah solusi paling murah karena USB aerator biasanya dijual dengan harga 30-50 ribuan saja.
Aerator AC/DC (harga kisaran 100-300 ribuan)

Di toko-toko ikan saat ini sudah banyak aerator AC/DC, kita juga bisa membelinya secara online di toko-toko online atau marketplace mereknya bermacam-macam. Aerator AC/DC ini sudah memiliki baterai di dalamnya, sehingga ketika listrik mati maka sumber daya aerator tersebut akan berganti jadi dari baterai. Namun ketika listrik menyala ia akan mengunakan sumber daya dari listrik.
Menggunakan powerstation (harga kisaran 1,5 – 10 jutaan)

Powerstation memiliki harga yang sangat bervariasi tergantung kapasitas baterai, output power yang dihasilkan dan juga fitur-fitur lainnya yang terdapat di powerstation tersebut. Namun ada juga ko power station murah yang harganya dikisran 1 jutaan saja. Kamu bisa melihat reviewnya di artikel saya sebelumnya. Dengan powerstation kita bisa menghidupkan berbagai macam alat elektronik termasuk TV, pemanas nasi, kipas, dll.
Genset (harga belasan hingga puluhan juta)

Kalau genset tentu kita tidak perlu membahas ini terlalu dalam. Intinya genset bisa menjadi pengganti listrik bahkan hingga keukatan daya yang sangat besar. Namun ini akan sangat berlebihan ketika kita hanya memiliki beberapa aquarium saja di rumah. Kecuali kamu memang memiliki galeri aquarium, toko aquarium atau farm yang besar sehingga membutuhkan daya listrik yang besar juga.
Dan itulah beberapa alat yang bisa jadi solusi agar ikan yang kita miliki tidak mati saat mati listrik. Alat yang paling vital menurut saya adalah aerator. Saat mati listrik kita tidak perlu terlalu khawatir ketika pompa air mati, asalkan aerator tetap hidup.





